03 April 2008

Bagaimana Membuat Proposal

Banyak dari kita yang ingin menambah pendapatan dengan berwirausaha dan tak sedikit pula ingin mengembangkan usahanya tetapi selalu terkendala modal, tampaknya bagi usaha kecil menengah masalah ini klise. Sebenarnya penawaran penguatan usaha sekarang ini sangat banyak sekali seperti dari Bank, BPR, BMT, Koperasi, Lembaga Keuangan Mikro dan lembaga keuangan yang lainnya atau dari BUMN BUMN yang telah mengalokasikan sebagian keuntungannya untuk dana kepedulian UKM.

Kendala yang sering ditemui UKM ketika akan mengajukan penguatan modal adalah bagaimana membuat proposal usaha, walau dari lembaga-lembaga tersebut biasanya sudah ada format. Karena Proposal Usaha ini akan menjadi salah satu cara untuk menunjukkan kemampuan serta perencanaan kepada pemodal yang menggambarkan kinerja perusahaan selama ini serta perencanaan pengembangan yang akan datang.


Dalam membuat proposal usaha ada beberapa yang harus diperhatikan antara lain kejelasan proposal itu sendiri sehingga bisa memberikan gambaran mengenai usaha secara keseluruhan, bentuk yang ringkas sehingga memudahkan dalam menangkap isi yang hendak disampaikan, sistematika penulisan harus baik sehingga mudah dipahami, dan yang terakhir yaitu penggunaan tata bahasa dan gaya penulisan yang baik dan benar

Sebagai gambaran umum hal-hal yangh sebaiknya dicantumkan dalam suatu proposal adalah :

  • Pendahuluan
    Pandahuluan mencakup latar belakang pendirian usaha, tujuan serta prospek usaha tersebut di masa yanga akan datang.
  • Deskripsi usaha
    Berisi penjelasan mengenai jenis usaha keterangan mengenai pasar serta gambaran umum lainnya.
  • Pemasaran
    Meliputi beberapa hal Produk, Produk yang dihasilkan / dijual oleh perusahaan yang mencakup jenis produk spesifikasi lain seperti warna, rasa, ukuran, dan lain-lainnya. Harga, Dari produk tersebut sehingga dapat diterima oleh konsumen dan mencerminkan perusahaan itu sendiri. Lokasi Usaha, Lokasi usaha dan cara penyaluran usaha tersebut. Ada perusahaan yang membutuhkan lokasi yang dekat dengan konsumen dan ada yang tidak. Penyaluran barang - barang konsumen dapat melalui toko warung serta usaha eceran lainnya sedangkan untuk barang industri biasanya langsung dijual ke pelanggan Promosi, Promosi apa yang dipergunakan untuk meningkatakan volume penjualan.
  • Sedangkan untuk produk jasa bisa ditambahkan 3P lagi yaitu : Physical Evidence, Keadaan tempat usaha misalnya untuk rumah makan, bagaimana kita membuat suasana yang menunjang orang untuk menikmati hidangan yang ada, dengan lebih nikmat misalnya dengan mengubah susunan meja, pencahayaan, musik dan lain-lain. Proses, Untuk rumah makan misalnya bagaimana mulai dari penerimaan tamu, pemesanan makanan, pembuatan, penyajian makanan sampai pasa saat pembayaran harus direncanakan dengan baik sehingga konsumen akan merasa senang. People, Pihak yang langsung maupun tidak langsung terlibat dengan usaha yang dilakukan. Yang harus diperhatikan dengan factor ini ialah bahwa orang yang ditunjuk untuk melakukan suatu pekerjaan haruslah orang yang benar-benar kompeten dalam bidangnya sehingga pelayanan yang diberikan ke konsumen bisa sebaik mungkin.
  • Keuangan
    Meliputi sumber pendanaan awal untuk usaha yang telah berjalan, laporan keuangan yang telah berjalan, laporan keuangan beberapa periode sebelumnya serta perencanaan keuangan yang didasarkan dari prospek usaha yang berupa aliran kas proforma, neraca proforma serta rugi laba proforma (proforma diartikan perkiraan pada masa yang akan datang). Hal tersebut dimaksudkan untuk memberikan gambarn mengenai posisi keuangan perusahaan pada masa mendatang seandainya nanti mendapat dana.
  • Organisasi.
    Terdiri dari struktur organisasi yang berisi keterangan mengenai posisi-posisi yang ada diperusahaan tersebut dan orang-orang yang menduduki posisi tersebut. Disampingh itu adanya struktur yang jelas akan memudahkan dalam pembagian tugas dan tanggung jawab.
  • Penutup
    Berisi kesimpulan umum mengenai keadaan perusahaan, factor-faktor penunjang kesulksesan serta hal-hal yang perlu diperhatikan dan dibenahi untuk mengembnagkan perusahaan dimasa yang akan datang.
  • Lampiran
    Sebagai tempat untuk meletakkan atau menunjukkan hal-hal yang dirasakan perlu untuk memperjelas keterangan akan tetapi akan mengganggu jika diletakkan dalam penjelasan seperti denah lokasi usaha , laporan keuangan, gambar contoh produk, dan lain-lain. Adanya proposal uasaha yang baik akan membantu perusahaan dalam memperoleh tambahan modal sehingga usaha pengembangan perusahaan dapat berjalan lancar.

0 komentar: