16 Desember 2008

Dzikir Pembelah Dada

1.Pemecahan Masalah
“Kalau ada masalah yang sulit saya kemudian berdzikir. (saya harap) barangkali kalau saya sudah berdzikir saya bisa menemukan pemecahannya. Biasanya memang terjadi seperti itu.”

2. Katarsis
“ Setiap kali saya berdzikir dan bisa khusyuk, maka pikiran dan perasaan yang sebelumnya mengganggu betul-betul hilang. Seakan-akan tidak pernah terjadi apa-apa. Sepertinya saya bangun tidur dengan pikiran yang jernih.

3. Menghadapi Kecemasan
“ Ketika sudah mulai khusuk berdzikir, saya seperti tidak ingat apa-apa selain ingat kepada Allah saja. Bukan berarti hilang ingatan. Maksudnya kegelisahan, kebingungan, kebimbangan saya seperti hilang.

4. Kontrol Diri
“Sekarang saya bisa mengendalikan syahwat seks. Dulu kalau lihat gadis selalu menggoda, sekarang agak takut.

5. Pemahaman
“Ketika saya talqin, gambaran tentang watak dan perilaku saya itu muncul. Kalau tidak segera ketahuan seorang Guru Mursyid, saya tentu menjadi orang yang sombong karena merasa telah memiliki banyak ilmu”.

6. Makna Hidup
“Pernah saya merasa hidup tidak berarti lagi sampai terpikir untuk mengakhiri hidup saja. Alhamdulillah setelah mengenal TQN dan menjalankan dzikirnya, rasanya jiwa menjadi mantap dan terisi oleh sesuatu yang suci, sehingga saya betul-betul merasakan kebahagiaan yang hakiki dalam hidup saya. Hidup menjadi penuh arti.

7. Kesadaran Lain
“Kalau dzikir saya sudah khusyuk, seakan-akan dunia ini sudah tidak ada waktu lagi. Disitu kosong semua, yang hadir hanya Allah.


Dari berbagai sumber yang mempraktekkan dzikir pembelah dada.
Tertuang dalam buku:
Dimensi Sosial Psikologis
Dzikir Pembelah Dada
Penulis: M.A. Subandi

1 komentar:

Anonim mengatakan...

artikel yang bagus dan sangat bermanfaat :)

Merebut Masa Depan

Masa depan sukses pasti menjadi impian setiap orang, berbagai cara diupayakan untuk mencapainya. Standard tentunya sudah ditentukan lebih a...